Pemkab Taput Salurkan 527 Alsintan ke Kelompok Tani

banner 468x60

TAPUT – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyalurkan 527 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di seluruh wilayah Kabupaten Tapanuli Utara. Bantuan tersebut diarahkan untuk memperkuat mekanisasi sekaligus mempercepat pemulihan sektor pertanian pascabencana.

Penyerahan alsintan dilakukan Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., di Lapangan Serbaguna Tarutung, Jumat (25/9/2026).

Penyaluran tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Kabupaten Tapanuli Utara dengan tema “Pertanian Berkelanjutan, Ekonomi Tapanuli Utara Maju.”

Bantuan alsintan diharapkan dapat mendukung petani dalam mengolah lahan secara lebih efektif, meningkatkan produktivitas, serta mempercepat pemulihan lahan pertanian yang terdampak bencana.

Baca Juga :  Pemkab Tapanuli Utara Lepas 7 Jamaah Calon Haji Kloter Pertama Tahun 2026

Bupati Jonius mengatakan bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian, mengingat sebagian besar masyarakat Tapanuli Utara menggantungkan penghidupan pada sektor agraris.

Namun, ia menekankan agar penyaluran alsintan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

“Alsintan ini harus dimanfaatkan dan dirawat dengan baik. Jangan berhenti pada serah terima, tetapi harus dilanjutkan dengan pendampingan hingga pengolahan lahan serta evaluasi terhadap produksi dan produktivitas,” ujar Jonius.

Baca Juga :  Tegas...! Bupati JTP Hutabarat Tekankan Optimalisasi Penggunaan Anggaran Tepat Sasaran yang Berkelanjutan

Menurutnya, keberadaan alsintan harus memberikan dampak nyata terhadap efisiensi kerja petani dan peningkatan hasil pertanian. Karena itu, pemanfaatan serta pemeliharaan alat menjadi bagian penting setelah bantuan diterima kelompok tani.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara, Victor Siagian, dalam laporannya menjelaskan bahwa penyediaan 527 unit alsintan merupakan hasil sinergi berbagai pihak.

Dukungan tersebut melibatkan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Kementerian Pertanian, TNI, serta sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) PT Sarulla Operations Ltd (SOL).

Baca Juga :  Bupati Tapanuli Utara Dukung Program Pemerintah Pusat, Tekankan Kebersihan Lingkungan dan Percepatan Program Prioritas

Victor berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani sesuai kebutuhan di lapangan.

Penyaluran alsintan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi pertanian Tapanuli Utara melalui mekanisasi, terutama dalam menghadapi kebutuhan pemulihan lahan dan peningkatan produktivitas pascabencana.

Dengan dukungan sarana produksi dan mekanisasi, pemerintah daerah menargetkan aktivitas pertanian masyarakat dapat kembali berjalan secara optimal serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan dan perekonomian daerah. (Imelda Togatorop)

Pos terkait