Tim Verifikasi Kampung Kreatif Sumut Berkah Datangi Taput

banner 468x60

TAPUT – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menerima kunjungan Tim Verifikasi dan Validasi Lapangan Program Kampung Kreatif Sumut Berkah dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Selasa (29/9/2026).

Rombongan tim verifikasi diterima Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., di Ruang Kerja Wakil Bupati Tapanuli Utara.

Dalam pertemuan tersebut, Deni menekankan pentingnya keberlanjutan program serta pendampingan yang dilakukan secara intensif. Menurutnya, pengembangan kawasan desa tidak seharusnya berhenti pada tahapan seleksi atau kegiatan seremonial, tetapi harus menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Program harus memiliki keberlanjutan dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Deni.

Baca Juga :  ‎Bupati Tapanuli Utara Evaluasi Pemanfaatan Internet Satelit Bakti Komdigi di Sekolah, Dorong Perluasan Akses di Wilayah Terpencil

Ia juga menekankan perlunya pendampingan terhadap masyarakat dan pengelola program agar potensi lokal yang dikembangkan dapat terus tumbuh dan memberikan nilai ekonomi.

Rangkaian verifikasi sebelumnya diawali dengan entry meeting di Aula Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara yang diterima Sekretaris Daerah Taput Henry M.M. Sitompul, M.Si.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Bapelitbangda Taput Kristina Nahampun, Camat Pangaribuan, Lurah Partali Toruan, Kepala Desa Parlombuan serta sejumlah perwakilan perangkat daerah teknis.

Program Kampung Kreatif Sumut Berkah merupakan program Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang diarahkan untuk mendorong pengembangan kawasan desa, memperkuat potensi ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Taput Tekankan Kolaborasi Multi Pihak Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

Program tersebut direncanakan mulai dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2027 melalui skema Bantuan Keuangan Khusus (BKK). Berdasarkan paparan dalam kegiatan, dukungan anggaran dirancang berkisar Rp5 miliar hingga Rp50 miliar per kawasan, dengan melibatkan 19 organisasi perangkat daerah (OPD) dan akademisi dalam proses penjaringan proposal.

Ketua Tim Verifikasi dan Validasi Provinsi Sumatera Utara, Thomson Manapar Purba, menjelaskan bahwa kunjungan ke Tapanuli Utara merupakan tahapan ketiga dalam rangkaian seleksi, yakni verifikasi dan validasi lapangan.

Baca Juga :  Dies Natalis GMNI ke-71 dan Seminar Nasional, Wakil Bupati Tapanuli Utara Hadiri Acara di Sopo Partungkoan

Tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan kesesuaian kondisi lapangan dengan proposal yang diajukan serta melihat potensi dan kesiapan kawasan yang diusulkan.

Hasil verifikasi dan validasi lapangan selanjutnya akan dipresentasikan kepada Gubernur Sumatera Utara sebagai bagian dari tahapan akhir sebelum penetapan kawasan penerima Program Kampung Kreatif Sumut Berkah.

Dengan tahapan tersebut, Pemkab Tapanuli Utara berharap potensi kawasan yang diusulkan dapat dinilai secara objektif dan apabila ditetapkan sebagai penerima program, pelaksanaannya mampu memberikan dampak ekonomi serta manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. (Imelda Togatorop)

Pos terkait