Wisuda STGH HKBP 2026, Pemkab Taput Soroti Peran Guru Agama

banner 468x60

TAPUT – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan pentingnya peran pendidik agama Kristen dalam membentuk karakter dan moral generasi muda di tengah perubahan dan dinamika zaman.

Pesan tersebut disampaikan saat Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara, Drs. Henry M.M. Sitompul, M.Si., mewakili Bupati Tapanuli Utara menghadiri Rapat Senat Terbuka Wisuda Program Studi S-1 Pendidikan Agama Kristen Sekolah Tinggi Guru Huria (STGH) HKBP Tahun 2026 di Kampus STGH HKBP, Tarutung, Jumat (25/9/2026).

Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan dihadiri Pimpinan Tertinggi HKBP Ompu i Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.Th., jajaran pimpinan HKBP, pimpinan dan civitas akademika STGH HKBP, para wisudawan dan wisudawati, serta keluarga.

Baca Juga :  Pembangunan Dinilai Tidak Sinkron, Hasil Musrenbang Terkesan Diabaikan Kades Siabal-abal IV

Dalam sambutan Bupati Tapanuli Utara yang dibacakan Henry Sitompul, Pemkab Taput menyampaikan apresiasi kepada STGH HKBP yang dinilai terus berkontribusi dalam mempersiapkan sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan keagamaan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati STGH HKBP Tahun 2026. Momentum ini bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya di tengah-tengah masyarakat dan jemaat,” kata Henry saat membacakan sambutan Bupati.

Menurutnya, gelar akademik yang diperoleh para wisudawan membawa tanggung jawab untuk mengimplementasikan ilmu dan kompetensi yang telah diperoleh selama menjalani pendidikan.

Pemkab Taput juga menilai keberadaan guru dan pendidik agama Kristen memiliki peran penting dalam pembinaan moral serta pembentukan karakter generasi muda, khususnya di tengah perkembangan sosial dan teknologi yang berlangsung cepat.

Baca Juga :  ‎Bupati Tapanuli Utara Resmikan SPPG Muara Mandiri, Perkuat Gizi dan Ekonomi Lokal

“Di tengah dinamika zaman, kehadiran tenaga pendidik yang memiliki integritas sangat dibutuhkan untuk memperkuat pembinaan moral dan karakter generasi muda,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.

Henry mengatakan, pendidikan agama tidak hanya berkaitan dengan penyampaian pengetahuan keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan sikap, etika, tanggung jawab, dan kepedulian sosial peserta didik.

Karena itu, para lulusan STGH HKBP diharapkan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi mampu menerapkan ilmu yang dimiliki dalam pelayanan pendidikan, gereja, dan kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga :  Komitmen Zero Halinar, Rutan Tarutung Gelar Razia Insidentil 

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, lanjutnya, mengapresiasi peran lembaga pendidikan keagamaan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di daerah.

“Semoga para lulusan dapat menjadi tenaga pendidik dan pelayan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, gereja, dan pembangunan daerah,” ujarnya.

Wisuda STGH HKBP Tahun 2026 tersebut menjadi momentum bagi para lulusan untuk memasuki tahap pengabdian baru setelah menyelesaikan pendidikan strata satu Pendidikan Agama Kristen.

Pemkab Taput berharap sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, gereja, dan masyarakat terus diperkuat dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki kompetensi sesuai tuntutan zaman. (Imelda Togatorop)

Pos terkait